Pengertian Drama, Definisi, Jenis dan Sejarah

Pengertian Drama, Definisi, Jenis dan Sejarah – Pengertian Drama berasal dari bahasa Yunani “Draomai” yang artinya berbuat, bertindak, bereaksi dan lain sebagainya. Jadi, kata drama bisa diartikan sebagai tindakan atau perbuatan. Sedangkan pengertian drama secara umum adalah sebuah karya sastra dalam bentuk dialog yang dipentaskan oleh seorang aktor. Sedangkan pementasan drama dikenal sebagai pertunjukan teater. Dalam artian lain drama merupakan bentuk kisahan yang menggambarkan kehidupan dan watak manusia melalui tingkah laku (akting) yang dipentaskan. Kisah-kisah didalamnya tidak bisa dilepaskan dari kehidupan nyata yang terjadi dilingkungan sekitarnya.

Sejarah Drama

Sejak ribuan tahun yang lalu  nenek moyang kita sudah memainkan drama, hal itu dapat dibuktikan dari ditemukannya naskah drama kuno di Yunani yang ditulis oleh Aeschylus (525-345 SM). Naskah drama tersebut berjudul “Persembahan untuk memohon kepada dewa-dewa”. Sejarah lahirnya drama di Indonesia tidak jauh berbeda dengan kelahiran drama di Yunani. Kelahiran drama di negara kita juga berawal dari upacara-upacara keagamaan. Yang pada intinya dalam upacara keagamaan itu mereka mengucapkan mantra dan doa.

  Pengertian Cerpen, Struktur, Unsur-Unsur Cerpen

Jenis – Jenis Drama

Dari dasar yang digunakan, drama dibagi menjadi beberapa jenis dan dalam pembagian jenis drama, biasanya digunakan tiga dasar, yaitu: berdasarkan penyajian, berdasarkan sarana dan berdasarkan keberadaan naskah drama. Berdasarkan penyajian lakon, drama  dibedakan menjadi delapan, yaitu:

  • Tragedi : drama yang isinya penuh dengan kesedihan
  • Komedi : drama yang isinya penuh dengan kelucuan.
  • Tragekomedi : drama yang berisi perpaduan antara drama tragedi dan komedi.
  • Opera : drama yang dialognya dinyanyikan dengan diiringi musik.
  • Melodrama : drama yang dialognya diucapkan dengan diiringi melodi/musik.
  • Farce : drama yang menyerupai dagelan, tetapi tidak sepenuhnya dagelan.
  • Tablo : drama yang mengutamakan gerak, para pemainnya tidak mengucapkan dialog, tetapi hanya melakukan gerakan-gerakan.
  • Sendratari : gabungan antara seni drama dan seni tari

Berdasarkan sarana pementasannya, pembagian jenis drama dibagi sebagai berikut:

  • Drama Panggung: drama yang dimainkan oleh para aktor dipanggung.
  • Drama Radio: drama radio tidak bisa dilihat dan diraba, tetapi hanya bisa didengarkan.
  • Drama Televisi: mirip dengan drama panggung, bedanya drama televisi tak dapat diraba.
  • Drama Film: drama film menggunakan layar lebar dan biasanya dipertunjukkan di bioskop.
  • Drama Wayang: drama yang diiringi pegelaran wayang.
  • Drama Boneka: para tokoh drama digambarkan dengan boneka yang dimainkan oleh beberapa orang.
  Pengertian Kata Baku dan Tidak Baku

Berdasarkan  ada atau  tidaknya naskah drama. Pembagian jenis drama dibagi sebagai berikut:

  • Drama Tradisional: drama yang tidak menggunakan naskah.
  • Drama Modern: drama menggunakan naskah.

Kami sangat berharap bahwasannya informasi mengenai pengertian drama, sejarah drama dan jenis – jenis drama diatas bisa bermanfaat bagi pembaca sekalian. Kami betul – betul berterimakasih kepada pembaca yang telah mempercayakan kepada kami untuk mengetahui informasi detail tentang pengertian drama, sejarah drama dan jenis – jenis drama. Kami terus berproses agar mampu menyuguhkan informasi yang benar – benar bermanfaat bagi pembaca. Karena tanpa hadirnya pembaca distus kami yang sederhana ini, kami bukanlah apa – apa.

Pencarian :Terangkan definisi drama sejarah ,definisi drama ,pengertian drama ,devinisi dran ,jelaskan sejarah drama ,pengertian drama radio ,sejarah dan pengertian drama ,sejarah tentang drama dan jenis jenis tentang drama