Pengertian Populasi, Definisi, Sample + Teknik Sampling

Pengertian Populasi, Definisi, Sample + Teknik Sampling – Sahabat yang sedang berbahagia, sebentar lagi perayaan Natal bagi umat Kristiani akan tiba. Untuk itu pembahasan mengenai pengertian populasi, definisi populasi, contoh sample populasi hingga teknik sampling akan kami kupas sekarang, jadwalnya memang lebih maju, karena akhir tahun banyak waktu liburan. Sayangkan kalo harus terlewat waktu liburan.

Dewasa ini sering kita dengar tentang kata populasi. Biasanya berkaitan dengan sensus penduduk atau jumlah warga suatu negara. Populasi dan sampel sering kita kenal juga dalam bidang biologi, yakni kumpulan individu yang menepati suatu tempat. Sedangkan sampel diartikan sebagai contoh objek yang diteliti. Dan bagi para mahasiswa semester akhir mungkin sudah tak asing lagi dengan kata populasi dan sampel. Karena populasi dan sampel digunakan untuk membuat skripsi yang bersifat kuantitatif. Nah sekarang mari kita bahas tentang pengertian populasi dan sampel.

Pengertian Populasi

Ada banyak sekali pengertian dari populasi, berikut beberapa pendapat para ahli tentang pengertian dari populasi.

  1. Ismiyanto – populasi adalah keseluruhan subjek atau totalitas subjek penelitian yang dapat berupa; orang, benda, / suatu hal yang di dalamnya dapat diperoleh dan atau dapat memberikan informasi (data) penelitian.
  2. Arikunto – Populasi adalah keseluruhan objek penelitian. Apabila seseorang ingin meneliti semua elemen yang ada dalam wilayah penelitian, maka penelitiannya merupakan penelitian populasi.
  3. Sugiyono – Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas, obyek/subjek yang mempunyai kuantitas & karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.

Dari sekian pendapat para ahli dapat kita simpulkan bahwa populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri dari obyek/subyek yang memiliki kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Yang dimaksud dengan populasi di sini ialah tidak hanya terpaku pada makhluk hidup, akan tetapi juga semua obyek penelitian yang dapat diteliti. Populasi tak hanya meliputi  jumlah obyek yang ditelitii, akan tetapi meliputi semua karakteristik serta  sifat- sifat yang dimiliki obyek tersebut.

  Pengertian Moral, Etika Menurut Ahli dan Perbedaannya

Pengertian Sampel

Sedangkan sampel menurut pendapat para ahli adalah sebagai berikut :

  1. Arikunto (2006: 131), sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti. Jika kita hanya akan meneliti sebagian dari populasi, maka penelitian tersebut disebut penelitian sampel.
  2. Nana Sudjana dan Ibrahim (2004: 85) menyatakan bahwa sampel adalah sebagian dari populasi terjangkau yang memiliki sifat yang sama dengan populasi.

Dari kedua pendapat diatas dapat kita simpulkan bahwa sampel merupakan sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Atau sampel juga bisa disebut sebagai bagian kecil dari anggota populasi yang diambil menurut prosedur tertentu yang dapat mewakili populasinya. Sampel digunakan jika populasi yang di teliti besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari seluruh populasi. Kendala tersebut dapat terjadi karena adanya keterbatasan biaya, tenaga dan waktu yang di miliki peneliti. Sampel yang akan digunakan dari populasi haruslah benar-benar dapat mewakili populasi yang diteliti.

Cara dan Teknik Pengambilan Sampling

Setelah kita mengetahui tentang pengertian dari populasi dan sampel, selanjutnya kita akan membahas tentang teknik pengambilan sampel. Tehnik pengambilan sampel juga dikenal sebagai tehnik sampling. Terdapat berbagai macam teknik sampling yang digunakan untuk menentukan sampel. Pada dasarnya teknik sampling di kelompokkan menjadi 2 (dua) jenis yakni, probability sampling dan nonprobability sampling.

Adapun penjelasan mengenai  probability sampling dan nonprobability sampling akan dibahas sebagai berikut :

  Pengertian Pancasila Sebagai Dasar Negara

Probability Sampling

Probability sampling merupakan suatu teknik sampling yang memberikan peluang yang sama bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dapat dipilih menjadi anggota sampel. Tekhnik probability sampling terdiri atas:

1. Simple random sampling

Bisa juga disebut sebagai teknik pengambilan  sampel sederhana. Simple random sampling merupakan tehnik pengambilan sampel anggota populasi  yang dilakukan secara acak, tanpa memperhatikan tingkatan yang terdapat dalam populasi tersebut. Cara ini dapat lakukan jika populasi yang diteliti merupakan populasi yang homogen.

2. Dispropotionate Stratified Random Sampling

Dispropotionate stratified random sampling merupakan teknik yang digunakan untuk menentukan jumlah sampel, jika populasi bertingkat-tingkat tetapi tidak proporsional.

3. Proportionate stratified random sampling

Proportionate stratified random sampling merupakan salah satu teknik pemngambilan sampel yang digunakan pada populasi yang mempunyai anggota yang tidak homogen serta bertingkatan secara proporsional.

4. Area sampling (Cluster sampling)

Area sampling (Cluster sampling) merupakan tehnik pengambilan sampel daerah yang digunakan  untuk menentukan sampel pada populasi  yang akan diteliti.  Dan populasi tersebut sangatlah  luas, seperti jumalah penduduk dari suatu negara, provinsi atau dari suatu kabupaten.

Non Probability Sampling

Non probability sampling merupakan kebalikan dari  teknik probability sampling yakni tidak memberikan peluang yang sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Teknik ini terdiri atas:

1. Sampling Sistematis

Sampling sistematis merupakan teknik pengambilan sampel yang menitik beratkan pada urutan dari anggota populasi yang telah diberi nomor urut terlebih dahulu.

2. Sampling Kuota

Sampling kuota merupakan teknik pengambilan sampel yang populasinya  memiliki ciri-ciri tertentu sampai jumlah kuota yang diinginkan oleh peneliti terpenuhi. Misalnya, jumlah sampel pelajar putri sebanyak 80 orang maka sampel pelajar putra  juga sebanyak 80 orang.

  Pengertian Perubahan Sosial Menurut Para Ahli

3. Sampling aksidental

Sampling aksidental  merupakan teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan. yakni siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat dipakai sebagai sampel.  jika orang yang kebetulan ditemui tersebut memnuhi syarat populasi yang akan diteliti maka orang tersebut bisa dijadikan sebagai sumber data.

4. Purposive Sampling

Purposive sampling merupakan teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu, yakni dengan sleksi khusus. Misalnya, kamu meneliti penyakit di desa atau daerah tertentu, maka kamu mengambil informan yaitu bidan atau dokter  yang ada di daerah tersebut, seorang penderita penyakit yang ada di daerah tersebut.

5. Sampling Jenuh

Sampling jenuh merupakan teknik pengambilan sampel yang digunakan pada populasiyang semua anggotanya digunakan sebagai sampel. Sampling jenuhdigunakan pada populasi yang memiliki jumlah relatif kecil atau sedikit, yakni kurang dari 30 orang. Atau juga dapat digunakan jika penelitian yang ingindibuat memiliki kesalahan yang relatif kecil.

6. Sampling Snowball

Sampling snowball merupakan teknik penguaan  sampel yang dimana jumlah mula-mula sampel kecil atau sedikit, lalu kemudian membesar. Sampling snowball menggunakan sampel berdasarkan penelusuran dari sampel yang sebelumnya. Seperti misalnya, penelitian mengenai kasus pembunuhan bahwa sumber informan pertama mengarah kepada informan kedua lalu informn seterusnya.

Sekian pengetian dari populasi dan sampel serta macam-macam tehnik pengambilan sampel  semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Pencarian :pengertian populasi ,populasi dan sampel ,pengertian populasi dan sampel ,pengertian sampel ,populasi ,pengertian populasi dan sampel menurut para ahli ,pengertian populasi menurut para ahli ,pengertian sampel dan populasi ,Definisi populasi ,populasi adalah